Kebijakan Pengalokasian Dana BOS pada Kementerian Agama Tahun 2022

Kementerian Agama Republik Indonesia melakukan reorientasi program Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Raudlatul Athfal (RA) dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah yang tidak hanya memfokuskan pada tujuan aksesibilitas, melainkan juga memfokuskan pada peningkatan mutu pembelajaran di madrasah.

Pada konteks ini, BOP RA dan BOS Madrasah diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen efektif untuk peningkatan mutu pembelajaran siswa.

Dalam rangka optimalisasi dan efektivitas penggunaan dana BOP dan BOS, maka disusun;ah Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana BOP dan BOS Madrasah ini.

Prinsip Pengelolaan Dana BOS

  1. Fleksibilitas yaitu penggunaan Dana BOS dikelola sesuai dengan kebutuhan sekolah
  2. Efektivitas yaitu penggunaan Dana BOS diupayakan dapat memberikan hasil, pengaruh, dan daya guna untuk mencapai tujuan pendidikan di sekolah
  3. Efisiensi yaitu penggunaan Dana BOS diupayakan untuk meningkatkan kualitas belajar siswa dengan biaya seminimal mungkin dengan hasil yang optimal
  4. Akuntabilitas yaitu penggunaan Dana BOS dapat dipertanggung-jawabkan secara keseluruhan berdasarkan pertimbangan yang logis sesuai peraturan perundang-undangan.
  5. Transparansi yaitu penggunaan Dana BOS dikelola secara terbuka dan mengakomodir aspirasi pemangku kepentingan sesuai dengan kebutuhan sekolah.
  6. Setiap tahun Kemenag memberikan investasi berupa Bantuan Operasional Sekolah (BOS) kepada madrasah negeri dan swasta sekitar 9-10Trilyun / Tahun, sehingga kualitas belanja BOS juga perlu terus dievaluasi terus ditingkatkan
  7. Jika tidak ada sistem perencanaan yang baik, maka seberapun investasi Pemerintah, maka hal ini tidak akan menghasilkan dampak mutu pembelajaran yang signifikan
  8. Salah satu strategi kebijakan yang sudah dilakukan Kemenag adalah Penerapan sistem e-RKAM secara bertahap mulai Tahun 2021, strategi ini harus terus diperluas jangkauannya dan harus dipastikan terimplementasi di seluruh Madrasah se Indonesia

Kebijakan Penganggaran TA 2022

  1. Kebijakan Belanja K/L tahun 2022 secara umum tetap diarahkan untuk mendukung upaya pemulihan ekonomi dan reformasi struktural
  2. Kebijakan Umum Belanja Kementerian/Lembaga
  3. K/L terus sempurnakan rumusan informasi kinerja sesuai pedoman penerapan RSPP dalam penyusunan RKAK/L TA 2022
  4. Memastikan agar pengalokasian anggaran lebih berkualitas (spending better)
  5. Sehubungan dengan Indonesia sebagai tuan rumah pada agenda pertemuan G20 dan Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR)
  6. Dalam rangka mendukung implementasi Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), dan Program Digitalisasi Nasional, maka kegiatan atau proyek Kementerian/Lembaga
  7. K/L melakukan penandaan anggaran perubahan iklim sesuai Pedoman Penandaan Anggaran Perubahan Iklim

Download Kebijakan Pengalokasian Dana BOS pada Kementerian Agama Tahun 2022

Selengkapnya tentang Kebijakan Pengalokasian Dana BOS pada Kementerian Agama Tahun 2022 dapat di download DISINI.

Demikian semoga bermanfaat.

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

Powered by WordPress and MasterTemplate