Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia. Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia. Kami poetra dan poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.
Tiga kalimat monumental, berejaan Van Ophuysen tersebut, merupakan keputusan Kongres Pemuda Indonesia Kedua yang diselenggarakan di Batavia (Jakarta), tanggal 27-28 Oktober 1928. Ikrar dimaksud, hasil kongres yang dipimpin Soegondo Djojopoespito, beliau berusia 23 tahun, tiga kalimat diatas meneguhkan spirit untuk meraih kemerdekaan suatu bangsa. Walaupun kita tahu, dalam goresan sejarah, kebebasan dari kolonialisme itu baru diraih 17 tahun kemudian.
Latar Belakang
Setiap tanggal 28 Oktober kita selalu merayakan peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP). Peringatan tersebut mengingatkan bangsa Indonesia terhadap sejarah perjuangan seluruh elemen pemuda Indonesia yang telah menebar semangat menjaga jiwa patriotisme dan berhasil menyatukan visi kebangsaan, yang melahirkan sebuah komitmen kebangsaan yaitu bertumpah darah satu tanah air Indonesia, berbangsa satu bangsa Indonesia, dan menjunjung bahasa persatuan bahasa Indonesia. Sebagaimana yang kita kenal hingga saat ini sebagai Sumpah
Pemuda 1928, dengan mempersatukan pemuda Indonesia untuk memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia.
Bangsa Indonesia saat ini mengapresiasi serta memberikan ruang bagi pemuda milenial untuk membangun sebuah cita-cita Indonesia masa depan. Membangun optimisme kolektif bahwa suatu saat para anak muda akan mampu mewujudkan cita-cita Indonesia, dan menjadi terhormat di antara bangsa-bangsa lain di dunia.
Indonesia saat ini masih menghadapi berbagai permasalahan kebangsaan, disamping masalah yang ditimbulkan akibat Pandemi covid-19, bangsa ini juga masih menghadapi berbagai problem kebangsaan antara lain: korupsi, kemiskinan, pengangguran, pornografi, lunturnya rasa nasionalisme, narkoba, serta sejumlah masalah bangsa yang masih membutuhkan solusi kreatif dari pemuda. Semua itu bukan menjadi alasan bagi para pemuda untuk berdiam diri dan apatis memandang masa depan Indonesia. Karena itu, selain penguatan karakter, kreatif, dan kritis mengawal perjalanan bangsa, para pemuda Indonesia harus optimis dalam memandang masa depan. Itulah yang dimaksud dengan gerakan kepemudaan yang inklusif dan integral yaitu gerakan moral, gerakan intelektual, sekaligus membangun optimisme kolektif.
Ada tiga hal yang harus dimiliki pemuda untuk memenangi “pertarungan” masa depan sekaligus mewujudkan cita-cita Indonesia:
- Karakter
- Kapasitas/skill
- Inovasi
Pertama, diperlukan pemuda yang memiliki karakter yang tangguh, baik karakter moral maupun karakter kinerja. Indonesia sangat membutuhkan pemuda yang beriman dan bertaqwa, berintegritas tinggi, jujur, santun, bertanggung jawab, disiplin, kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, dan tuntas. Karena itu, pemerintah
baik pusat maupun daerah dan institusi pendidikan perlu memfasilitasi terbangunnya karakter yang tangguh di kalangan pelajar, mahasiswa, dan pemuda.
Kedua, memiliki kapasitas intelektual dan skill kepemimpinan, kewirausahaan, dan kepeloporan yang cukup mumpuni. Para pemuda, misalnya, perlu mendalami studinya secara serius agar menjadi spesialis keilmuan tertentu, yaitu memiliki spesialisasi dalam menguasai suatu bidang pengetahuan secara mendalam sesuai
dengan bidang studinya masing-masing. Para pemuda perlu memiliki skill tertentu untuk bersaing di dunia kerja.
Ketiga, memiliki inovasi-inovasi baru sehingga pemuda Indonesia mampu berperan aktif dalam kancah internasional dan memenangi kompetisi global sekaligus mewujudkan cita-cita Indonesia di masa depan.
Maksud dan Tujuan
- Meningkatkan semangat pemuda dalam mengimplementasikan Undang Undang Kepemudaan dan nilai-nilai Sumpah Pemuda.
- Menumbuhkembangkan pribadi pemuda yang berkarakter, berkapasitas, dan inovatif.
- Mendorong pemuda sebagai pelopor semangat kebangsaan dalam kebhinnekaan.
- Memacu pemuda sebagai pemersatu bangsa dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dowload Panduan Penyelenggaraan Hari Sumpah Pemuda Ke 93
Selengkapnya tentang panduan hari sumpah pemuda ke 93 tahun 2021 yang diterbitkan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia bisa di download DISINI.










